Cara Mengobati Askariasis yang Belum Banyak Diketahui

 

S

Askariasis merupakan kondisi infeksi yang disebabkan oleh cacing gelang di dalam usus. Kondisi ini terjadi karena penyebaran melalui kontak dan telur cacing pada tanah, makanan dan air yang mengalami kontaminasi. Penyakit ini tidak ditularkan dari orang lain. Daerah yang beriklim lembab dan hangat memiliki resiko untuk terjadi penyakit ascariasis. Khususnya dimana kotoran dipakai sebagai pupuk atau terdapat sanitasi yang buruk yang menyebabkan kotoran bercampur dengan tanah. Anak – anak yang berusia kurang dari 10 tahun merupakan penderita yang paling banyak mengalami.

.           Infeksi cacing akan menyebabkan gejala dan tanda – tanda tergantung pada kondisinya. Jika infeksinya masih ringan, mungkin belum ada gejala yang muncul. Semakin parah infeksi yang terjadi, maka gejala yang muncul akan semakin banyak dan kompleks. Beberapa gejala askariasis adalah :

  • Kelelahan
  • Muntah
  • Penurunan berat badan
  • Nyeri perut yang parah
  • Penemuan cacing di feses atau muntahan
  • Infeksi yang parah menimbulkan gangguan pertumbuhan jika tidak mendapatkan nutrisi yang baik
READ  Pentingnya Program Pencegahan Penyakit Menular dan Jenis-Jenisnya

Diagnosis askariasi dilakukan dengan tes feses. Tentu hal ini dilakukan sebelum salah satu cara mengobati askariasis dipilih. Sampel kotoran atau feses akan dibawa ke laboratorium lalu deteksi telur atau larva cacing akan dilakukan dengan bantuan mikroskop. Selain itu, MRI dan USG juga bisa dilakukan untuk mendeteksi adanya cacing.

Dokter akan memberikan obat antiparasit contohnya albendazole atau mebendazole. Tujuannya untuk mengobati ascariasis. Dalam waktu sekitar satu minggu gejala yang muncul bisa hilang. Lalu, keberadaan telur dan larva akan diperiksa lagi setelah 3 minggu berikutnya. Apabila terjadi penyumbatan usus atau infeksi yang parah, operasi atau pembedahan bisa dilakukan. Tindakan medis lain yaitu berupa konsultasi pada spesialis paru (pulmonologis) mungkin diperlukan apabila cacing sudang menginfeksi bagian paru – paru.

Beberapa obat – obatan yang bisa diberikan seperti albendazole dosis tunggal (Albenza) atau mebendazole (vermox) yang merupakan obat – obatan pilihan yang bisa untuk mengobati askariasis. Beberapa obat lain yang bisa dipilih seperti ivermectin (Stromectol), levamisole (Ergamisol), pyrantel pamoate (Pin Rid, Pin X), nitazoxanide, dan piperazine citrate. Khusus wanita hamil, obat yang diberikan berupa pyrantel pamoate. Efek teratogenik pada janin akan terjadi apabila obat mebendazole dan albendazole dikonsumsi.

READ  Penyakit Ascariasis, Penyakit yang Disebabkan Oleh Cacing

Jika Anda ingin mengobati askariasis dengan pengobatan rumahan, Anda bisa memilih beberapa bahan alami yang ada di rumah. Contohnya yaitu apsintus, biji labu, bawang putih dan rempah – rempah lain yang bisa digunakan sebagai cara untuk mengobati askariasis. Sebelum pengobatan rumahan dipilih, sebaiknya penderita memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui bagaimana kondisinya. Karena pengobatan rumahan mungkin tidak sebaik dan seefektif pengobatan medis yang dilakukan dengan obat – obatan.

Terjadinya askariasis mayoritas karena kontaminasi dari tanah atau kotoran manusia bahkan dari beberapa makanan yang terkontaminasi telur cacing. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah askariasis yaitu :

  • Selalu mencuci tangan sebelum atau sesudah beraktivitas seperti sebelum makan
  • Mencuci bersih sayuran dan buah – buahan mentah yang akan dikonsumsi
  • Menjaga kebersihan kuku
  • Membersihkan pakaian dan tempat tidur secara teratur
READ  Cara Tepat dan Aman untuk Mengobati Sinusitis di Rumah

Itulah sedikit informasi dan penjelasan mengenai askariasis mulai dari penyebab dan bagaimana diagnosis yang dilakukan untuk mengetahui keberadaan cacing di dalam tubuh. Apabila Anda mengalami beberapa penyebab dan gejala yang sudah dijelaskan, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Apalagi bagi anak – anak yang masih berusia di bawah 10 tahun yang sering mengalami askariasis. Sehingga, Anda bisa terbebas dari penyakit askariasis dan tidak perlu memikirkan cara mengobati askariasis baik secara rumahan maupun secara medis.

 

 

Sumber :

www.medicinenet.com

www.webmd.com

 

Sumber gambar :

Alomedika.com

You May Also Like

About the Author: Nunung Nugraha