Pentingnya Program Pencegahan Penyakit Menular dan Jenis-Jenisnya

 

Kesehatan harus menjadi perhatian utama bagi setiap orang. Pemerintah juga menjadi pihak yang berkewajiban menyukseskan program kesehatan yang sudah dicanangkan dan membentuk program kesehatan untuk menyelesaikan persoalan kesehatan masyarakatnya. Tantangan pembangunan kesehatan saat ini sedemikian besar karena memang masih banyak pula penyakit menular yang ditemukan. Program pencegahan penyakit menular (PM) memang harus dilakukan seefektif mungkin dan secara merata agar bisa memberantas persoalan kesehatan di masyarakat secara menyeluruh.

Nilai Penting Program Pencegahan Penyakit Menular

Perwujudkan masyarakat yang sehat merupakan suatu kepentingan bersama. Pembentukan lingkungan yang sehat juga sangat penting untuk memberantas kemungkinan adanya bibit penyakit. Berkaitan dengan persoalan kesehatan saat ini, Indonesia tengah dihadapkan dengan pemasalahan kesehatan, baik penyakit menular, maupun penyakit tidak menular.

Kasus penyakit menular tentunya lebih riskan dan harus ditangani dengan serius lewat program pencegahan penyakit menular oleh Kementerian Kesehatan. Peran serta masyarakat secara aktif juga sangat diperlukan untuk membantu menyosialisasikan program dan pemantauan kerja tenaga medis.

READ  Bagaimana Cara Mengobati Astigmatisme ?

Dilansir dari cnnindonesia.com, kasus HIV/AIDS mengalami peningkatan tercepat di negara-negara kawasan Asia Tenggara. Demam Berdarah Dengue (DBD) juga masih menjadi penyakit endemis dan kasusnya selalu ditemukan di sepanjang tahun, terutama di wilayah kota-kota besar. Sampai saat ini, penanganan kasus tubercolusis (TBC) dan HIV/AIDS juga belum optimal, mengingat kasus yang ditemukan di tengah masyarakat masih tinggi. Indonesia juga masih menjadi penyumbang terbesar kasus TBC dunia.

Bergerak dari fenomena tersebut, sangat penting untuk melakukan program pencegahan penyakit menular. Penyuksesan program ini harus dilakukan demi kesejahteraan kesehatan masyarakat. Dikutip dari jpp.go.id, Menteri Kesehatan terdahulu, Nila Moeloek, menggarisbawahi pentingnya perubahan paradigma jajaran kesehatan, baik di pusat, maupun di daerah, dalam melihat suatu permasalahan secara holistik, tidak hanya berfokus pada upaya penyelesaian kasusnya saja.

READ  Jenis-jenis Penyakit Menular di Rumah dan Cara Mencegahnya

Program pencegahan penyakit menular ini harus dijalankan sepenuhnya melalui vaksinasi, pembersihan lingkungan, dan sosialisasi berbagai jenis penyakit menular beserta pengobatan untuk penderitanya serta upaya pencegahan untuk orang lain yang belum tertular. Semuanya harus dilakukan dengan baik agar penyakit menular ini bisa diminimalisir jumlah kasusnya. Hal tersebut mengingat juga bahwa penyakit menular sangat merugikan dan menjadi ancaman bagi orang sehat di lingkungan sekitar dan yang berinteraksi dengan penderita. Upaya edukasi harus dilakukan dengan baik.

Jenis Pencegahan Penyakit Menular

Program pencegahan penyakit menular ini juga harus mencakup sosialisasi mengenai apa saja jenis penyakit menular yang berpotensi terjadi dan seberapa besar kemungkinannya. Pemaparan fakta mengenai fakta penyakit menular harus dilakukan demi pemahaman masyarakat, sehingga bisa ikut serta dalam melakukan pencegahan penyakit menular.

Beberapa penyakit menular yang masih ditemukan di Indonesia adalah mulai dari cacingan, difteri, campak, polio, tuberkulosis (TBC), demam berdarah, malaria, flu burung, leptospirosis, Pes, dan HIV-AIDS. Terdapat juga ancaman keberadaan penyakit yang merupakan Public Health Emergency of International Concern (PHEIC), seperti MERS-CoV, SARS, yellow fever, ebola, dan lain-lain.

READ  Penyakit Ascariasis, Penyakit yang Disebabkan Oleh Cacing

Dalam pencanangan dan pelaksanaan program pencegahan penyakit menular ini, Kementerian Kesehatan menjadi motor penggerak dari instansi pemerintah dalam melakukan pembangunan kesehatan. Semangat gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) yang dicanangkan Kemenkes harus dilakukan sebagai upaya inovatif dalam percepatan penyelesaian masalah kesehatan, khususnya pencegahan, termasuk pencegahan penyakit menular. Di samping menggalakkan kerja sama lintas sektor di tingkat pusat, adanya komunikasi dan sinergi antara pusat dan daerah harus terjalin baik dan berkelanjutan demi pemberantasan penyakit menular yang mengancam kesehatan jiwa secara masal.

 

Sumber artikel:

www.cnnindonesia.com

jpp.go.id

dinkes.purwakartakab.go.id

 

Sumber gambar:

www.kompasiana.com

lifestyle.okezone.com

 

You May Also Like

About the Author: Nunung Nugraha